• Sabtu, 22 Januari 2022

Semar Sang Badranaya (Bag.I)

AN
- Sabtu, 13 Januari 2018 | 13:15 WIB
Foto.(istimewa)
Foto.(istimewa)

Beritajowo.com // Adat Jowo - Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya.

Bebadra = Membangun sarana dari dasar

Naya = Nayaka = Utusan mangrasul

Artinya : Mengemban sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia

Filosofi, Biologis Semar

Javanologi Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun). Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : “Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tumggal”. Sedang tangan kirinya bermakna “berserah total dan mutlak serta selakigus simbul keilmuaan yang netral namun simpatik”.

Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel = keteguhan jiwa. Rambut semar “kuncung” (jarwadasa/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan.

Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi. Semar berjalan menghadap keatas maknanya : “dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ) yang maha pengasih serta penyayang umat”.

Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia) agar memayuhayuning bawono : mengadakan keadilan dan kebenaran di bumi.

Halaman:

Editor: AN

Terkini

Apakah Weton Jawa Itu? Yuk Simak Penjelasanya

Minggu, 9 Januari 2022 | 22:27 WIB

Asal Kata Gambyong, Tarian Adat Jawa

Selasa, 28 Desember 2021 | 01:14 WIB

Blangkon, Tutup Kepala Kaum Pria Jawa

Minggu, 28 November 2021 | 13:26 WIB

Ritual Tujuh Bulanan dalam Adat Jawa

Sabtu, 19 Juni 2021 | 00:03 WIB

Tradisi Iriban Tetap Dipertahankan

Senin, 7 Januari 2019 | 10:13 WIB

TWC Luncurkan Dramatari Roro Jonggrang

Senin, 26 November 2018 | 02:37 WIB
X