• Senin, 5 Desember 2022

Tembang Jawa Makna Gundul gundul Pacul Tembang Karya Sunan Kalijaga, Filosofi Kemuliaan Manusia Ada 4 Hal

- Jumat, 14 Januari 2022 | 01:35 WIB
Ilustrasi Sunan Kalijaga (YouTube @Kisah Inspiratif)
Ilustrasi Sunan Kalijaga (YouTube @Kisah Inspiratif)

beritajowo.com / jakarta - Siapa tak kenal dengan lagu tembang gundul gundul Pacul? Sebagai orang Nuswantara atau sebagai orang Jawa, pasti mengenal lagu ini. Yang sering ditembangkan oleh kawula alit, kawula muda, atau bahkan kawula tua.

Sekilas tampak sebagai lagu dolanan, tembang yang hanya berfungsi sebagai permainan. Padahal konon katanya, tembang Jawa ini diciptakan tahun 1400-an oleh Sunan Kalijaga dan teman-temannya yang masih remaja dan mempunyai arti filosofis yang dalam dan sangat mulia.

Baca Juga: Bahasa Jawa Mendunia, di Suriname Jadi Bahasa Nasional, di Indonesia Gunakan Jawa Dianggap Ketinggalan Zaman

Berikut mungkin makna filosofis yang dapat ditangkap dari tembang satu ini:

"gundul gundul Pacul cul.. Gembelengan
Nyunggi-nyunggi wakul kul.. Gembelengan
Wakul nggelimpang, segane dadi sak latar 2x"

Baca Juga: Makna Lirik Gundul-Gundul Pacul

Gundul adalah kepala, dan orang jawa seringkali menggunakan istilah ini untuk kepala yang tidak memiliki rambut alias plontos.

Namun kita akan melihat ‘kepala’ itu sendiri yang dianggap selama ini sebagai lambang kehormatan dan kemuliaan seseorang. Dan rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala.

Maka gundul artinya kehormatan yang tanpa mahkota.

Baca Juga: Gus Miftah: Lagu Dolanan Anak Gundul-Gundul Pacul Mengandung Makna Mendalam

Halaman:

Editor: Surayyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X