• Selasa, 27 September 2022

marcopolo: Jawa Pulau Terbesar di Dunia

- Kamis, 3 Februari 2022 | 14:40 WIB
Peta pulau jawa kuno karya Marcopolo ( beritajowo/dok)
Peta pulau jawa kuno karya Marcopolo ( beritajowo/dok)

beritajowo.com / jakarta - Abraham Ortellius, kartografer dan geografer sohor asal Belgia, pernah menerbitkan selembar peta berjudul Indiæ Orientalis pada 1570.

Peta itu menggambarkan wilayah Asia Tenggara berikut dengan keletakan pulau-pulaunya.

Dia merupakan kartografer pertama yang berpendapat bahwa awalnya benua menjadi satu kemudian terpecah-pecah hingga menemui wujudnya seperti sekarang.

Lantaran minimnya informasi dari penjelajah, Ortellius menampilkan Pulau Jawa berbentuk bulat dengan sisi selatan yang cembung.

Bahkan, dalam peta itu Jawa sekitar dua kali lebih luas ketimbang Borneo.

Sementara peta Asia Tenggara karya kartografer Willem Lodewijcksz, yang terbit pada 1598, menampilkan Jawa yang tidak utuh lantaran sisi selatannya terpotong oleh pembatas bingkai bawah. Tampaknya Lodewijcksz dengan sengaja menyembunyikan kemesteriusan Jawa.

Salah satu petualang asal Venesia yang sohor dan kerap menjadi referensi para kartografer adalah Marco Polo.

Dia berkisah tentang perjalanannya ke Asia Tenggara pada abad ke-13.

Meskipun banyak pihak meragukan kisah perjalanannya, beberapa kartografer abad ke-16 dan ke-17 tetap menggunakan toponimi dari pemberian Polo.

Celakanya, Marco Polo juga memberikan penggambaran yang absurd tentang Jawa.

Halaman:

Editor: Surayyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Wali Songo: Sejarah Singkat Sunan Kalijaga

Sabtu, 10 September 2022 | 09:10 WIB

marcopolo: Jawa Pulau Terbesar di Dunia

Kamis, 3 Februari 2022 | 14:40 WIB

Kisah Gunung Kelud dan Lembu Suro, Kamu Perlu Tahu

Senin, 3 Januari 2022 | 01:29 WIB

Sederet Mitos dan Fakta tentang Nyi Roro Kidul

Minggu, 2 Januari 2022 | 04:03 WIB

Nyi Roro Kidul Identik dengan Ratu Bilqis

Jumat, 31 Desember 2021 | 20:00 WIB

Sejarah Ketupat dan Lepet Lebaran ala Wali Songo

Minggu, 28 November 2021 | 21:50 WIB
X