• Sabtu, 20 Agustus 2022

Makna dari Lambang yang Digunakan dalam Rangkaian Upacara Mitoni

- Selasa, 26 Juli 2022 | 03:00 WIB
Mitoni salah satu upacara kehamilan masyarakat Jawa (Gambar: Instagram/ aurelie.hermansyah) (istimewa)
Mitoni salah satu upacara kehamilan masyarakat Jawa (Gambar: Instagram/ aurelie.hermansyah) (istimewa)

beritajowo.com // Lampung - Dalam tradisi adat Jawa, mitoni merupakan rangkaian upacara siklus hidup yang hingga sekarang masih dilakukan oleh sebagian masyarakat Jawa.

Upacara mitoni ini merupakan suatu adat kebiasaan atau suatu upacara yang dilakukan pada bulan ke-7 masa kehamilan pertama seorang perempuan.

Tradisi mitoni diadakan dengan tujuan agar jabang bayi dalam kandungan dan sang ibu yang mengandung senantiasa memperoleh keselamatan.

Baca Juga: 10 Hal Baik yang Tidak Jadi Baik menurut Sayyidina Umar bin Khattab

Mitoni tidak dapat diselenggarakan sewaktu-waktu, biasanya memilih hari yang dianggap baik untuk menyelenggarakan upacara mitoni.

Upacara-upacara mitoni, yaitu upacara yang diselenggarakan ketika kandungan dalam usia tujuh bulan, memiliki simbol-simbol atau makna atau lambang yang dapat ditafsirkan sebagai berikut :

1. Sajen tumpeng, maknanya adalah pemujaan (memule) pada arwah leluhur yang sudah tiada. Para leluhur setelah tiada bertempat tinggal di tempat yang tinggi, di gunung-gunung.

2. Sajen bubur/jenang abang dan jenang putih, melambangkan benih pria dan wanita yang bersatu dalam wujud bayi yang akan lahir.

3. Sajen berupa sega gudangan, mengandung makna agar calon bayi selalu dalam keadaan segar.

Baca Juga: Oh, Ternyata Begini Sistem Pembayaran Gaji Para Aktor dan Aktris Korea

Halaman:

Editor: Riza Hamed Savero

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X