• Kamis, 8 Desember 2022

9 Filosofi Jawa yang Penuh Makna, Wejangan Kanjeng Sunan Kalijaga

- Sabtu, 10 September 2022 | 16:46 WIB
Ilustrasi 10 Wejangan Sunan Kalijaga. (Tangkap Layar YouTube Santri Blangkonan)
Ilustrasi 10 Wejangan Sunan Kalijaga. (Tangkap Layar YouTube Santri Blangkonan)

beritajowo.com / semarang- Sunan Kalijaga adalah salah satu ulama Wali Songo yang dikenal paling luas pengaruh dan cakupan dakwahnya di tanah Jawa.

Sejarah hidup Sunan Kalijaga tidak semulus yang dibayangkan. Sebelum menjadi pendakwah, dia adalah penjahat. Riwayat kehidupan Sunan Kalijaga melintas-batas era kerajaan di Jawa yang silih-berganti.

Dilahirkan dengan nama Raden Said pada sekitar 1450 Masehi, Sunan Kalijaga merupakan putra Tumenggung Wilatikta, Bupati Tuban.

Di masa mudanya, Raden Said dikenal dengan remaja nakal yang suka berjudi, minum minuman keras, mencuri, dan melakukan banyak perbuatan tercela.

Baca Juga: GUS MUS : WAYANG, Ceritanya Penuh Dengan Muatan Ajaran Islam Keikhlasan dan Kemanusiaan

Suatu waktu, Raden Said kena batunya, orang yang akan dirampoknya adalah Sunan Bonang. Karena pengaruh Sunan Bonang itulah, Raden Said akhirnya sadar dan bertobat, serta tidak lagi merampas harta dan melakukan perbuatan tercela.

Sunan Bonang kemudian menjadi guru spiritual Raden Said. Selain belajar Islam kepada Sunan Bonang, Raden Said juga menekuni kesusasteraan Jawa Filosofi Jawa dan belajar mendalang.

Inilah 9 Filosofi yang diajarkan oleh Sunan Kalijaga :

1. URIP IKU URUP.
"Hidup itu Nyala. Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik".

2. MEMAYU HAYUNING BAWANA.
Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak.

Halaman:

Editor: Riza Hamed Savero

Tags

Terkini

X