• Selasa, 6 Desember 2022

Makna di Balik Berbagai Hidangan Imlek Seprti Ikan, pangsit, Lumpia dan Niangao

- Selasa, 11 Januari 2022 | 11:12 WIB

Baca Juga: Ini Link Twibbon Tahun Baru Imlek 2022, Desain Menarik dan Gratis Pasang

• Ikan karper : Karakter pertama dari kata ‘ikan karper’ ( liyú) memiliki lafal mirip dengan kata ( li) yang artinya ‘kado’. Oleh sebab itu masyarakat Tionghoa berasumsi bahwa dengan menyantap ikan karper di Tahun Baru Imlek diharapkan akan mendapatkan kado keberuntungan.

Baca Juga: 13 Pantangan dalam Merayakan Tahun Baru Imlek

• Ikan lele : Bahasa Mandarin untuk ‘ikan lele’ ( niányú) memiliki lafal yang mirip dengan kata (nián yú) yang berarti ‘tahun yang surplus’. Maka dengan menyantap ikan lele diharapkan akan menjadi tahun yang berkelimpahan.

• Menyantap 2 ekor ikan, 1 ekor di Malam Tahun Baru dan 1 ekor lagi pada hari Tahun Baru (jika ditulis dengan cara tertentu), lafalnya terdengar seperti harapan akan adanya surplus tahun demi tahun.

• Jika hanya menyajikan 1 ekor ikan lele saja, maka bagian atas dari ikan disantap pada Malam Tahun Baru dan sisanya disantap pada hari pertama tahun baru, bisa diucapkan dengan makna yang sama.

B. Bagaimana Seharusnya Ikan Disantap Menentukan Banyak Hal

Ikan harus menjadi hidangan terakhir yang sengaja tidak dihabiskan dan dibiarkan tersisa sesuai dengan kesamaan bunyinya, yaitu agar selalu ada surplus di setiap tahunnya. Kebiasaan ini dipraktekkan di utara Sungai Yangtze.

Tetapi di daerah lain, bagian kepala dan ekor ikan tidak boleh disantap sampai dengan dimulainya tahun yang baru, untuk mengungkapkan harapan bahwa tahun yang baru akan diawali dan diakhiri dengan adanya surplus.

Di Tiongkok daratan sendiri ada beberapa peraturan yang berkaitan dengan posisi ikan yang dihidangkan

• Kepala ikan harus ditempatkan menghadap ke arah tamu istimewa atau yang dituakan, sebagai lambang rasa hormat.

• Peserta jamuan lainnya tidak diperbolehkan makan, sebelum tamu istimewa atau yang dituakan sudah terlebih dulu menyantap ikan yang dihidangkan.

Halaman:

Editor: Surayyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X