• Sabtu, 3 Desember 2022

20 Kata Bijak Gus Miftah, Di balik Kesuksesan Seorang Laki-Laki, akan Ada Banyak Mantan yang Menyesali

- Rabu, 12 Januari 2022 | 22:52 WIB
Potret Gus Miftah Bersama Istri (@gusmiftah/ig)
Potret Gus Miftah Bersama Istri (@gusmiftah/ig)

beritajowo.com / semarang - Pemilik nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman ini lebih dikenal dengan nama Gus Miftah, lahir di Lampung, 5 Agustus 1981. Gus Miftah merantau ke Yogyakarta untuk menyelesaikan studi di UIN Sunan Kalijaga.

Gus Miftah menikah dengan Ning Astuti dan dikaruniai dua orang anak yang diberi nama Atqiya dan Mecca. Bersama dengan istrinya Gus Miftah mendirikan pesantren di Sleman, Yogyakarta yang diberi nama Pondok Pesantren Ora Aji.

Sebagai sosok yang kharismatik Gus Miftah juga dikenal dengan dai kaum marginal. Gus Miftah memberikan kajian ilmu agama di seputar Yogyakarta, di tempat – tempat yang mungkin bagi sebagian orang dianggap tidak layak untuk diberikan pendidikan agama.

Baca Juga: Beberapa Kata Bijak untuk Story Whatsapp Dalam Teknologi Digital

Namun, Gus Miftah tetap konsisten memberikan ilmu agama di tempat-tempat hiburan malam meskipun harus menerima pro kontra. Sebagai pendakwah yang disukai banyak orang, Gus Miftah kerap menyampaikan kata-kata bijak.

 Berikut beberapa kata bijak Gus Miftah tentang kehidupan yang bisa dijadikan status whatsapp:

Baca Juga: Masa Pembentuk Kepribadian adalah Masa Kanak-Kanak, Orang Tua Harus Peduli

  1. "Malaikat yang diutus langsung oleh Allah adalah ibu."
  2. "Seharusnya manusia itu seperti tanah, belajar dari sifat tanah, banyak mengalah dan ridho. Orang yang mengalah akan tinggi derajatnya."
  3. "Ilmu tanpa agama adalah suatu kecacatan, dan agama tanpa ilmu merupakan kebutaan."
  4. "Di balik kesuksesan seorang laki-laki, akan ada banyak mantan yang menyesali."
  5. "Orang sering menilai orang lain, tapi lupa menilai dirinya sendiri."
  6. "Tidak ada suksesnya anak tanpa tirakatnya orang tua."

Baca Juga: Pesona Putri Marino, Tokoh Kinan dalam Serial Layangan Putus yang Sedang Naik Daun

  1. "Barang siapa yang bersungguh-sungguh berjalan pada jalannya maka pasti ia akan sampai pada tujuannya."
  2. "Hidup itu keras dan tak mudah, tapi aku jauh lebih keras dan tak mudah dikalahkan."
  3. "Ciri orang beriman itu apa? Ketika di sebutkan nama allah maka bergetarlah hatinya."
  4. "Jangan pernah halangi mereka untuk kembali bermesraan dengan Tuhannya."
  5. "Jangan pernah menghina pendosa, seolah kita tak pernah berbuat dosa."

Baca Juga: Masa Pembentuk Kepribadian adalah Masa Kanak-Kanak, Orang Tua Harus Peduli

  1. "Jikalau cinta itu dari mata turun ke hati, berarti kamu tidak akan pernah cinta dengan Rasulullah, karena matamu tidak pernah melihat Rasulullah."
  2. "Kenapa kaca mobil bagian depan lebih besar dari pada kaca spion? Karena masa depan kita lebih jauh besar dari pada masa lalu kita."
  3. "Dosa-dosamu boleh jadi sebesar kapal, tapi jangan lupa bahwa rahmat Allah lebih besar daripada lautan."
  4. "Jangan berjalan di muka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk ke dalam bumi juga."

Baca Juga: Sebagai Alat Komunikasi Ada Beberapa Kosakata Bahasa Jawa yang Tidak Ada Padanan Bahasa Indonesia

Halaman:

Editor: Surayyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X