• Jumat, 9 Desember 2022

Layangan Putus Dibajak, Prosedur KLaim Orang Dalam Terlibat

- Rabu, 23 Februari 2022 | 16:00 WIB
WeTV mengaku rugi akibat dugaan kasus pembajakan serial Layangan Putus  (Foto: SC/WeTV )
WeTV mengaku rugi akibat dugaan kasus pembajakan serial Layangan Putus (Foto: SC/WeTV )

beritajowo.com/entertainment - Serial film fenomenal Layangan Putus dibajak dan pihak orang dalam kemungkinan terlibat. Klaim itu disampaikan setelah serial tersebut bocor ke media sosial beberapa waktu lalu.

"Iya orang dalam terlibat. Sangat sedih tahu begitu bisa kebobolan dari dalam," kata Produser MD Entertainment, Manoj Punjabi, Rabu (23/2).

Secara khusus, ia menyoroti pembajakan episode 9 dan 10 yang menjadi bagian akhir dari serial tersebut. Sebelumnya, WeTV sempat menyiapkan akses lebih awal beberapa hari bagi penonton, dengan catatan ada tambahan biaya untuk itu.

"Ini kan jadi pembajakan. Itu jadi masalah besar yang viral di mana-mana episode 9-10. Kami mau coba angkat. Jadi ini penyebab transmisi elektronik milik MD," tuturnya.

Oleh sebab itu, Manoj Punjabi memastikan jajarannya tidak tinggal diam. Mereka melakukan investigasi serta telah melaporkan permasalahan itu kepada Polda Metro Jaya.

Ia juga mengungkapkan pihaknya mengalami kerugian akibat Layangan Putus dibajak walau belum bisa mendetailkan nilai kerugian tersebut.

"Harganya ya enggak bisa dinilai susah ya bayangkan berapa juta orang nonton bajakan di online ini. Tapi bayangkan penyebaran transmisi elektronik ini sebesar apa merugikan MD," ucap Manoj Punjabi.

Hal serupa sebelumnya disampaikan Lesley selaku produser eksekutif serial tersebut. Ia mengatakan pihaknya mengalami kerugian dan sedang menghitung total akibat Layangan Putus dibajak.

"Kerugian sedang dihitung, tapi bukan hanya uang, tapi pencemaran merek dagang WeTV," ucap Lesley.

Hal tersebut disampaikan setelah ia diminta keterangan sebagai saksi terkait dugaan pembajakan Layangan Putus. Kepolisian, kata Lesley, sedang mendalami tayangan tersebut bisa bocor atau dibajak.

Halaman:

Editor: Surayyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X