• Senin, 24 Januari 2022

Kurdi Ingin Mahkamah International Adili Kelompok ISIS

AN
- Rabu, 27 Maret 2019 | 12:23 WIB
foto.(istimewa)
foto.(istimewa)

beritajowo.com // Suriah - Otoritas pimpinan Kurdi di Suriah Utara menyerukan dibentuknya mahkamah internasional.

Mereka meminta hal tersebut untuk mengadili ribuan tersangka anggota kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Salah seorang pejabat, Abdul Karim Omar, mengatakan kepada BBC, mereka kewalahan dalam menghadapi ribuan orang yang keluar dari kantung wilayah ISIS di Baghuz.

Pasukan Demokratik Suriah, SDF, yang dipimpin Kurdi menguasai desa itu pekan lalu. Sekitar 1.000 pejuang asing termasuk di antara ribuan orang yang ditahan oleh pihak Kurdi di sejumlah penjara.

Pada saat puncaknya, ISIS menguasai wilayah sekitar 88.000 kilometer persegi di seputar Suriah dan Irak.

Setelah ISIS tak banyak lagi menguasai wilayah, para pejabat AS mengatakan terdapat sekitar 15.000 sampai 20.000 orang bersenjata yang masih aktif dan menyusup di tengah masyarakat. Mereka disebutkan akan bangkit lagi.

Otoritas Kurdi mengatakan "mahkamah internasional khusus di kawasan timur laut Suriah untuk mengadili teroris" perlu dibentuk untuk menjamin pengadilan "yang adil dan sesuai dengan hukum internasional dan pasal-pasal dalam konvensi hak asasi."

Pejabat otoritas Kurdi untuk urusan luar negeri, Abdul Karim Omar, mengatakan fakta bahwa hanya sedikit negara yang merepatriasi warganya yang bergabung dengan ISIS membuat masalah semakin rumit.

Banyak pemerintahan Barat yang menolak merepatriasi warganya karena khawatir atas risiko keamanan, selain mereka juga diperlukan untuk pengumpulan bukti terkait ISIS.

Halaman:

Editor: AN

Terkini

X