• Minggu, 2 Oktober 2022

Makna Klitih yang Disalah Artikan oleh Para Remaja di Kota Yogyakarta

- Kamis, 30 Desember 2021 | 07:09 WIB
ilustrasi kejahatan Klitih di Kota Yogyakarta (istimewa)
ilustrasi kejahatan Klitih di Kota Yogyakarta (istimewa)

beritajowo.com // Yogyakarta - Aksi Klitih yang beberapa tahun terakhir ini sering terjadi di Kota Yogyakarta, menjadi rapor merah bagi wajah Kota Pelajar itu sendiri.

Siapa sangka di balik indahnya Kota Yogyakarta yang sering dijadikan tempat wisata ini menyimpan aksi kejahatan Klitih yang menimpa dan bisa menimpa siapa saja.

Baca Juga: Mau Liburan Luar Kota, Ini Daftar Tarif Jalan Tol Trans Jawa Jakarta - Surabaya

Klitih merupakan istilah yang dipakai masyarakat Kota Yogyakarta untuk menyebut kejahatan yang terjadi di jalan raya. Selama ini sebagian besar pelaku aksi tersebut adalah remaja usia SMP maupun SMA.

Kota Yogyakarta sebagai kota tujuan pendidikan hingga wisata ternyata memiliki bentuk kenakalan remaja yang menjadi momok bagi warga setempat.

Baca Juga: Kelepek-klepek, Ini Dia Gombalan Lucu Romantis Buat Gebetan

Sebagai informasi, Klitih dalam bahasa Jawa berarti kegiatan angin di luar rumah atau keluyuran.

Menurut sosiolog kriminal Universitas Gadjah Mada (UGM) Suprapto, klitih sebenarnya memiliki makna yang positif, yaitu berupa kegiatan untuk mengisi waktu luang.

Baca Juga: Ini Bahasa Doa dalam Islam Supaya Diampuni Dosa-Dosa Besar Kita, Kata Ustad Rifki Shahab

Akan tetapi makna itu kemudian menjadi negatif ketika kegiatan mengisi waktu luang itu diisi dengan melakukan tindak kejahatan di jalan, menyerang orang lain secara acak tanpa motif yang jelas.

Halaman:

Editor: Riza Hamed Savero

Sumber: Facebook

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Suami Diduga Dalang Penembakan di Banyumanik

Minggu, 24 Juli 2022 | 18:41 WIB
X