• Kamis, 6 Oktober 2022

Lokasi di Jogja, Tempat Terjadinya Aksi Klitih

- Kamis, 30 Desember 2021 | 09:32 WIB
ilustrasi kejahatan Klitih di Kota Yogyakarta (istimewa)
ilustrasi kejahatan Klitih di Kota Yogyakarta (istimewa)

beritajowo.com // Yogyakarta - Aksi Klitih yang membuat keadaan Kota Yogyakarta atau sering disebut Jogja menjadi darurat, ternyata sudah berlangsung sejak lama.

Berikut aksi-aksi Klitih yang pernah terjadi di Kota Jogja berikut lokasinya yang dihimpun dari beberapa sumber:

Baca Juga: Khazanah Bahasa Islam; Sejarah Singkat Mengenal ustad Adi Hidayat

* Pada Jumat, 20 September 2016, aksi Klitih dengan cara pembacokan terjadi di Jalan Ring Road Barat, Gamping Sleman, Jogja. Peristiwa itu merenggut nyawa seorang pria bernama Adnan Hafid Pamungkas. Selain menewaskan korban, dua teman pelaku yang tidak terlibat harus ikut tewas karena diamuk massa.

* Aksi Klitih di kawasan Ring Road Barat terjadi lagi pada 27 Maret 2021. Seorang pria yang sedang nongkrong di warung kopi, terpaksa diperban kepalanya setela dilempari batu oleh rombongan Klitih.

Baca Juga: Tetap Striker PSIS Semarang, Bruno Silva Siap Bermain Baik dan Cetak Banyak Gol

* Pada Senin (27/12/2021) malam, empat orang remaja yang belum diketahui identitasnya menakut-nakuti warga dengan senjata tajam sejenis parang di kawasan XT Square, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Empat orang remaja itu mengendarai dua motor sambil berteriak melintasi Jalan Pramuka sekitar pukul 22.00

Baca Juga: Ini Bahasa Doa dalam Islam Supaya Diampuni Dosa-Dosa Besar Kita, Kata Ustad Rifki Shahab

* Pada 4 Januari 2018, aksi Klitih terjadi di kawasan selatan Pasar Godean, tepatnya di Jalan Sembuh Kidul, Sidomulyo. Aksi yang dilakukan dua orang itu, berawal dari pesta miras yang dilanjutkan dengan "jalan-jalan" berboncengan naik motor dengan membawa batu putih seberat 4 kg yang didapatkan di jalan.
Di tengah perjalanan, kedua pelaku berpapasan dengan mobil Toyota Camry yang langsung dilempari batu dan mengenai mata dan pelipis korban yang berada dalam mobil.
Korban mengalami luka pada hidung, mata, dan pelipis akibat batu tersebut, hingga sempat dirawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Lima hari berselang korban meninggal dunia.

Baca Juga: Tahun 2022 Harga Emas Diperkirakan Naik US$ 1.970/toz

Halaman:

Editor: Riza Hamed Savero

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Suami Diduga Dalang Penembakan di Banyumanik

Minggu, 24 Juli 2022 | 18:41 WIB
X