• Kamis, 30 Juni 2022

Walikota Bekasi Rahmat Effendi Minta Sumbangan Masjid sebagai Alasan Suap

- Kamis, 6 Januari 2022 | 20:38 WIB
KPK beberkan tersangka dalam kasus suap Walikota Bekasi yang kena OTT (istimewa)
KPK beberkan tersangka dalam kasus suap Walikota Bekasi yang kena OTT (istimewa)

beritajowo.com // Jakarta - Walikota Bekasi Rahmat Effendi ditetapkan sebagai tersangka dari hasil OTT KPK, Kamis (6/1/2022).

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, Walikota Rahmat Effendi diduga menerima suap untuk proyek pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi.

Baca Juga: Watak Weton Jumat Pon Berdasarkan Ramalan Jawa, apakah kamu masuk di dalamnya?

Walikota yang akrab disapa Bang Pepen itu disebut meminta suap dengan dalih untuk "sumbangan masjid" di wilayah kota Bekasi.

"Sebagai bentuk komitmen, tersangka RE diduga meminta sejumlah uang kepada pihak yang lahannya diganti rugi oleh Pemerintah Kota Bekasi, di antaranya dengan menggunakan sebutan 'untuk sumbangan masjid'," ucap Firli Bahuri dalam jumpa pers, Kamis.

Baca Juga: Ini Ketentuan yang Harus Kamu Tahu Perihal Pemberkasan Surat Keterangan Bebas Narkoba PPPK Guru

Pepen diduga campur tangan dan memilih langsung para pihak swasta yang lahannya akan digusur dan digunakan untuk proyek pengadaan.

"Selanjutnya pihak-pihak (swasta) tersebut menyerahkan sejumlah uang melalui perantara orang-orang kepercayaannya," kata Firli.

Orang-orang kepercayaan Pepen ini mulai dari lurah sampai kepala dinas.

Editor: Riza Hamed Savero

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nihil Unsur Pidana dalam Kasus Holywings

Rabu, 29 Juni 2022 | 10:37 WIB
X