• Selasa, 9 Agustus 2022

Berapa Biaya Mengurus Produk Bersertifikat Halal, Ini Rinciannya

- Jumat, 14 Januari 2022 | 10:34 WIB
 Per 1 Desember 2021, pemerintah menetapkan dua jenis tarif BPJPH. (Pixabay)
Per 1 Desember 2021, pemerintah menetapkan dua jenis tarif BPJPH. (Pixabay)

beritajowo.com//Jakarta- Kementrian Agama membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang bertugas untuk menjamin mutu seiring dengan beragamnya produk yang dikonsumsi umat muslim di Indonesia. Para pelaku usaha diwajibkan tertib untuk registrasi agar ketika diperdagangkan produknya sudah bersertifikat halal.

Peraturan mengenai produk bersertifikat halal tertuang Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Produk dalam hal ini adalah barang dan/atau jasa yang terkait dengan makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, serta barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat.

Per 1 Desember 2021, tarif layanan BPJPH terdiri dari dua jenis. Yakni, tarif layanan utama dan tarif layanan penunjang.

Tarif layanan utama adalah berupa sertifikasi halal barang dan jasa, akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), registrasi auditor halal, layanan pelatihan auditor dan penyelia halal, serta sertifikasi kompetensi auditor dan penyelia halal.

Sementara tarif layanan penunjang adalah
mencakup penggunaan lahan ruangan, gedung, dan bangunan, penggunaan peralatan dan mesin, penggunaan laboratorium, serta penggunaan kendaraan bermotor.

Berikut ini adalah Rincian Tarif Layanan Utama BLU BPJPH:

I. Sertifikat Halal untuk Barang dan Jasa (per Sertifikat)

1. Permohonan Sertifikat Halal dengan Pernyataan Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) atau Self Declare: Rp 0

2. Permohonan Sertifikat Halal:

Halaman:

Editor: Surayyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X