• Jumat, 21 Januari 2022

Kuliner Indonesia Membumbui Dunia

- Jumat, 14 Januari 2022 | 22:12 WIB
Ilustrasi bumbu dapur yang memiliki manfaat mengusir makhluk halus (Bumbudapurku.id)
Ilustrasi bumbu dapur yang memiliki manfaat mengusir makhluk halus (Bumbudapurku.id)

beritajowo.com / semarang - Makanan dengan bumbu yang beraneka bisa meningkatkan citra Indonesia di luar negeri serta mendorong industri pangan di tanah air. Ini menjadi penting karena menurut data Badan Pusat Statistik, kontribusi kuliner bagi Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2020 merupakan yang terbesar di antara sektor ekonomi kreatif lainnya. Sumbangannya mencapai 41,47 persen atau Rp455,44 triliun dari penerimaan sektor ekraf senilai Rp1.134,9 triliun.

 Pemerintah kemudian menyiapkan matriks rencana aksi nasional Strategi Kuliner Indonesia yang dicetuskan di Parapat, Sumatra Utara, 8 Agustus 2020. Di dalamnya terdapat tiga program besar. Pertama adalah Indonesia Spice Up the World (Indonesia Membumbui Dunia). Lewat program ini, bumbu-bumbu masakan asli Indonesia diharapkan dapat semakin dikenal dan diminati dunia. Terlebih lagi, rempah menjadi salah satu komoditas unggulan dengan potensi besar di pasar global.

Pemasaran produk kuliner, bumbu dan olahannya perlu ditingkatkan terutama untuk pasar ekspor ke Amerika Serikat, Afrika, Australia, Belanda, dan sebagian besar Asia termasuk Tiongkok dan India. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat hingga ke petani Indonesia sebagai penghasil rempah atau bahan baku bumbu.

Baca Juga: Rempah dan Bumbu Dalam Masakan Indoensia yang Akan Mengguncang Dunia

Kementerian Koordinator bidang Maritim dan Investasi mencatat, bumbu asal Indonesia baru mampu memenuhi 0,67 persen kebutuhan bumbu masakan di Afrika dan sekitar 3,87 persen di Australia.

 Kendati demikian, dalam lima tahun terakhir Kementerian Perdagangan mencatat nilai ekspor bumbu, rempah segar dan olahan dari Indonesia naik 2,95 persen.

Indonesia pada Januari-Agustus 2021 mengantongi pendapatan USD499,1 juta (Rp7,18 triliun) dari ekspor komoditas di atas atau naik 12,88 persen dibandingkan periode sama 2020.

Baca Juga: Masakan Indonesia siap menjadi Kuliner yang Mengguncang Dunia

 Sedangkan pada 2020, nilai ekspor dari bumbu, rempah mentah dan olahan tercatat sebesar USD1,02 miliar (Rp14,68 triliun).

Targetnya, hingga 2024 mendatang terjadi peningkatan nilai ekspor sebesar USD2 miliar (Rp28 triliun).

Halaman:

Editor: Surayyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gen Z Ogah Tonton Televisi, Katanya: Bikin Gendheng

Jumat, 21 Januari 2022 | 09:07 WIB
X