Video Viral Arteria Dahlan, Ferry Koto: Wajib Menggunakan Bahasa Indonesia di Lingkungan Pemerintah

- Kamis, 20 Januari 2022 | 14:00 WIB
Illustrasi tangkap layar twitter @ferrykoto mengenai pasal 33 U 24/2009 tentang bahasa resmi di lingkungan kerja
Illustrasi tangkap layar twitter @ferrykoto mengenai pasal 33 U 24/2009 tentang bahasa resmi di lingkungan kerja

beritajowo.com // Jakarta - Politikus PDI Perjuangan (PDI-P) Arteria Dahlan menyatakan agar Jaksa Agung (JA) ST Burhanuddin mengganti Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati).

Usulan Arteria Dahlan disebabkan karena saat rapat dengan Komisi III DPR RI Kepala Kejati menggunakan bahasa Sunda dalam rapat.

Pernyataan itu pun menuai protes di masyarakat, utamanya di kalangan masyarakat Sunda. Tidak hanya masyarakat umum, tokoh masyarakat hingga warganet beramai-ramai membicarakan anggota Komisi III DPR RI itu.

Baca Juga: Makian 'Bangsat' Arteria Dahlan Dilaporkan ke MKD DPR RI

Bagaimana sebenarnya aturan penggunaan dalam forum resmi ? Apakah diijinkan menggunakan bahasa Sunda dan bahasa daerah lain dalam forum formal? 

Aktivis Gerakan Koperasi dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat, Zulfery Yusal Koto atau Ferry Koto menjelaskan masalah ini.

Melalui akun twitter @ferrykoto menjelaskan bahwa dalam bernegara harus diakui bahwa tidak menggunakan Bahasa Indonesia di acara formil seperti yang dilakukan Kejati adalah salah.

Kemudian dia menjelaskan mengenai UU 24 tahun 2009. Di pasal 30 UU 24/2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang negara dan Lagu Kebangsaan mengatur mengenai hal ini.

Di pasal tersebut dijelaskan bahwa dalam pelayanan publik wajib menggunakan Bahasa Indonesia.

Halaman:

Editor: Paryono BeritaJowo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2 Pengendara Moge Tabrak Anak Kembar Hingga Tewas

Minggu, 13 Maret 2022 | 13:55 WIB
X