• Kamis, 6 Oktober 2022

Waspada ketika sering haus, bisa jadi salah satu tanda diabetes mellitus atau naiknya kadar glukosa darah?

- Jumat, 28 Januari 2022 | 21:47 WIB
Diabetes adalah penyakit kronis atau yang berlangsung jangka panjang yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atas nilai normal ( foto : @diabetes_tips_ig/PanturaTalk)
Diabetes adalah penyakit kronis atau yang berlangsung jangka panjang yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atas nilai normal ( foto : @diabetes_tips_ig/PanturaTalk)

Diabetes mellitus adalah suatu keadaan dimana kadar glukosa darah meningkat. Diabetes mellitus menyebabkan seringnya buang air kecil, yang menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, gejala yang paling penting untuk diwaspadai adalah rasa haus.

Apa saja gejala yang dialami pasien diabetes mellitus saat kadar glukosa darah meningkat, selain rasa haus.

Bahaya diabetes mellitus adalah bahwa pada awalnya penyakit ini tidak memanifestasikan dirinya dengan cara apa pun. Perkembangan gejala tergantung pada masing-masing sistem kekebalan tubuh pasien. Saat kadar glukosa darah meningkat akan menimbulkan gejala yang menyiksa bagi pasien. Selain rasa haus yang terus-menerus ada gejala lain dari penyakit ini, di antaranya yaitu:

Baca Juga: Ini Deretan Pemain Muda Berbakat di Drakor Bertema Zombie All of Us Are Dead yang Rilis Hari Ini

  • Kekeringan di mulut;
  • Peningkatan buang air kecil;
  • Penurunan atau penambahan berat badan;
  • Sensasi menyakitkan di kaki;
  • Kelelahan dan kantuk;
  • Penurunan penglihatan;
  • Penyembuhan luka yang lambat dan lesi kulit yang sering (eksim, bisul, nanah luka, dll.).

Tingkat normal gula dalam darah lengkap sebelum makan: 3,2-5,5 mmol/L. Dua jam setelah makan maksimum adalah 7,8 mmol/L tetapi tidak lebih tinggi.

Dalam plasma saat perut kosong - mencapai 6,1 mmol/l, dua jam setelah makan -kurang dari 8,9 mmol/l. Pada diabetes tipe I, produksi insulin di pankreas berkurang. 10-15% penderita diabetes adalah tipe ini.

Dan pada diabetes tipe II, proses sebaliknya terjadi: tubuh memproduksi terlalu banyak insulin. Ini mengurangi sensitivitas jaringan tubuh terhadap apa yang seharusnya dilakukan hormon.

Baca Juga: Kakek Asal Jepang Saat Jajan PSK Meninggal di Kamar Lokalisasi Sarkem Jogja, Posisi Diatas Tiba-tiba...

Saya tahu ada dua jenis diabetes. Bagaimana mereka berbeda?

Tentu saja. Anda dapat hidup dengan diabetes mellitus dan tidak menyebabkan komplikasi serius seperti katarak, penyakit jantung, gagal ginjal, penyakit pankreas, tukak trofik dan penyakit lainnya.

Halaman:

Editor: Surayyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Suami Diduga Dalang Penembakan di Banyumanik

Minggu, 24 Juli 2022 | 18:41 WIB
X