• Senin, 27 Juni 2022

Monumen Holocaust Babyn Yar di Ibukota Ukraina Hancur Terkena Serangan Rudal Pasukan Rusia

- Kamis, 3 Maret 2022 | 15:05 WIB
Serangan rudal pasukan Rusia hancurkan Monumen Holacaust Babyn Yar di Ibukota Ukraina (Tangkapan layar twitter @MFA_ukraine)
Serangan rudal pasukan Rusia hancurkan Monumen Holacaust Babyn Yar di Ibukota Ukraina (Tangkapan layar twitter @MFA_ukraine)

beritajowo.com // Kiev - Serangan pasukan Rusia ke ibu kota Ukraina Kiev, dilaporkan telah menyebabkan hancurnya monumen peringatan Holocaust pada Selasa, 1 Maret 2022.

Rusaknya salah satu monumen Holocaust Babyn Yar paling terkenal di Eropa tesebut dengan cepat mengundang kecaman internasional

Menanggapi hancurnya monumen Holocaust tersebut, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky meminta umat Yahudi di seluruh dunia untuk ikut angkat badan melawan serangan Rusia di Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan kepala stafnya mengatakan militer Rusia telah mengebom sebuah menara radio di dekatnya yang menewaskan lima orang dan merusak tugu peringatan itu.

Baca Juga: Resmi Bebas!! Angelina Sondakh Ucapkan Alhamdulillah Sembari Meninggalkan Rutan Pondok Bambu

"Kepada dunia: apa gunanya mengatakan 'tidak akan pernah lagi' selama 80 tahun, jika dunia tetap diam ketika sebuah bom dijatuhkan di tempat yang sama di Babyn Yar? Setidaknya 5 tewas. Sejarah berulang…," tulis Zelenskiy dalam sebuah tweet.

Hancur Nya monumen peringatan Holocaust tersebut juga dikonfirmasi oleh kepala Kantor Kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak.

“Baru saja ledakan kuat sedang berlangsung. Sebuah rudal menghantam tempat di mana situs peringatan Babyn Yar berada. Sekali lagi, orang-orang barbar ini membunuh para korban Holocaust,” katanya.

Menurut Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak, tugu peringatan itu terletak di dekat menara stasiun televisi Kiev. Serangan juga dikonfirmasi pengelola situs Peringatan Holocaust Babi Yar.

"Putin berusaha untuk mendistorsi dan memanipulasi Holocaust untuk membenarkan invasi ilegal negara demokrasi yang berdaulat benar-benar menjijikkan. Ini adalah simbol bahwa dia mulai menyerang Kiev dengan mengebom situs monumen holocaust di Babi Yar," kata Ketua Dewan Penasihat Monumen Holocaust Babi Yar, Natan Sharansky.

Halaman:

Editor: Riza Hamed Savero

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Unik Google Merayakan Hari Bumi 2022

Selasa, 15 Maret 2022 | 11:38 WIB

Mengungkap Fakta Penyebab Jatuhnya Yahoo

Rabu, 9 Maret 2022 | 13:38 WIB

Viral, Suara Adzan Bikin Bayi Tenang Berhenti Menangis

Minggu, 27 Februari 2022 | 20:47 WIB
X