• Jumat, 9 Desember 2022

Alasan Style Bondol jadi Tren Rambut Perempuan di Arab

- Jumat, 1 Juli 2022 | 12:29 WIB
Tren rambut pendek bagi Wanita Saudi setelah Hijab bukan kewajiban lagi
Tren rambut pendek bagi Wanita Saudi setelah Hijab bukan kewajiban lagi

beritajowo.com // Semarang - Setelah adanya pencabutan aturan tentang kewajiban hijab bagi perempuan oleh Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud, kini muncul tren rambut bondol, yaitu potongan rambut pendek di kalangan perempuan Arab.

Style rambut tersebut memang salah satu jenis gaya potongan rambut laki-laki atau disebut juga dengan boy cut. Ramai perempuan Arab menggandrungi potongan tersebut, salah satunya Safi, salah seorang dokter perempuan Saudi yang memutuskan untuk memangkas rambutnya dengan style boy cut. Alasan ia memilih gaya rambut itu karena pekerjaan barunya di rumah sakit. Dilansir dari Asumsi.co, bahwa ia benar-benar memotong rambut pendek sampai ke leher.

Baca Juga: Buat Anak Jaman Now Penggemar Micin, Ayo Belajar Adab!!

Mengutip dari PiPa News, salon di Riyadh mengungkap permintaan jasa potong rambut pendek meningkat. Apabila 30 perempuan memotong rambut mereka setiap hari, 6 sampai 7 diantaranya adalah pelanggan yang memilih memotong rambut pendek. Apalagi, potongan ini populer di kalangan remaja perempuan di usia dua puluhan.

Namun potongan ini sering dijumpai oleh perempuan yang bekerja. Pasalnya banyak orang mengira salah satu penyebab munculnya tren baru ini dikarenakan peraturan hijab yang sudah dicabut. Sebelumnya tren potongan rambut tersebut sudah ada, namun tidak bisa dilihat secara umum dan terang-terangan karena saat itu kewajiban memakai hijab belum dicabut.

Di sisi lain, alasan dibalik maraknya gaya potong rambut pendek bagi perempuan, juga karena Pangeran Saudi Salman menginginkan keadaan ekonomi negaranya keluar dari ketergantungan minyak. Sehingga ia meluncurkan sebuah proyek baru yang disebut Visi 2030.

Baca Juga: Bentar Lagi Pilpres nih Gaeess!! Pilih Pemimpin yang Punya Prinsip Kepemimpinan seperti Maha Patih Gajah Mada

semakin banyak juga perempuan bergabung ke dunia kerja, jumlah rambut yang dipotong pendek meningkat. Banyak perempuan pekerja mengatakan kepada AFP bahwa boikot rambut adalah kebutuhan profesional mereka. 

Alasan yang dikemukakan lainnya, yaitu potongan rambut pendek menjadi senjata perempuan agar tidak terjadi pelecehan seksual. Bagi banyak perempuan Saudi seperti Sophie, rambut yang diboikot juha merupakan alat pengaman. Dia mengungkapkan bahwa pria suka melihat feminitas dalam tubuh perempuan. Rambut panjang termasuk dalam feminitas itu.

Halaman:

Editor: Syahid Abdulloh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piala Dunia 2022 Antara Bola vs Berbagai Polemik Dunia

Minggu, 27 November 2022 | 06:56 WIB

Yuk Intip Sumber Penghasilan Ratu Elizabeth II

Selasa, 13 September 2022 | 23:04 WIB

TIRANG BEACH, PARADISE IN SEMARANG

Selasa, 6 September 2022 | 18:55 WIB

Sikidang Dieng, the place of sulfure

Senin, 5 September 2022 | 05:30 WIB

Cara Unik Google Merayakan Hari Bumi 2022

Selasa, 15 Maret 2022 | 11:38 WIB

Mengungkap Fakta Penyebab Jatuhnya Yahoo

Rabu, 9 Maret 2022 | 13:38 WIB
X