• Senin, 3 Oktober 2022

Paradigma Ojol: Antara Kebijakan dan Keegoisan serta Dilema Ekspetasi Tinggi

- Jumat, 9 September 2022 | 17:22 WIB
Ilustrasi ojol atau ojek online terbaru di seluruh wilayah Indonesia (freepik.com/@storyset)
Ilustrasi ojol atau ojek online terbaru di seluruh wilayah Indonesia (freepik.com/@storyset)

beritajowo.com // Jakarta - Dengan maraknya kemunculan beberapa aplikasi pemesanan jasa online, baik berupa jasa antar barang, antar makanan, atau antar penumpang, membuat para ojek online (ojol) akhirnya menjadikan pekerjaan ini sebagai mata pencaharian utama mereka.

Banyak diantara para ojol yang secara terang-terangan mengakui bahwa pekerjaan jasa pengantaran online ini menjadi tumpuan hidup guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bahkan sebagian dari para ojol tersebut sangat menaruh ekspetasi tinggi dengan menganggap bahwa mereka menjadi bagian dari Aplikasi jasa online atau karyawan.

Baca Juga: 2 unsur penting agar ayam jagoan kita tampil top perform

Faktanya para Pengemudi online ini tidak lebih dari sekedar Mitra bagi aplikator-aplikator tersebut.

Ya, para Driver Online ini hanya Mitra atau bisa juga disebut Rekanan.

Perbedaan ini mungkin tidak terlalu berpengaruh pada penghasilan, karena bagi sebagian Pengemudi Online, yang terpenting mereka bisa mendapatkan penghasilan.

Baca Juga: Info Lowongan Pekerjaan!! Ayo Gabung Jadi Content Creator beritajowo bisa Raih Hasil Jutaan Rupiah Perbulan

Tapi bagaimana jika para Mitra ini melihat dari segi kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak aplikator itu sendiri?

Ambil contoh ketika pihak aplikator menurunkan tarif bawah yang diterima para mitra, belum lagi perihal pengurangan insentif dan penghapusan bonus point.

Halaman:

Editor: Riza Hamed Savero

Tags

Terkini

Naik terus! Kapan Harga Cabai Murah?

Kamis, 15 September 2022 | 09:05 WIB

Terpopuler

X