• Kamis, 8 Desember 2022

Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah, JSIT Jateng Gelar Workshop IKM

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 17:51 WIB
Pembukaan (istimewa)
Pembukaan (istimewa)

beritajowo.com // Semarang - Bidang Penjaminan Mutu (Penjamu) Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah menggelar kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Khas SIT (Sekolah Islam Terpadu).

Kegiatan digelar Jumat-Ahad, 30 September - 2 Oktober 2022 bertempat di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah, Jl. Kyai Mojo, Srondol Kulon, Banyumanik, Semarang. Diikuti oleh 122 peserta dari berbagai SIT di Jawa Tengah.

Ketua JSIT Jawa Tengah, Zaenal Abidin, S.Pd. saat memberikan sambutan pada Pembukaan Workshop menyampaikan bahwa kurikulum bersifat dinamis.

Menurut Zaenal, kurikulum akan mengalami perubahan sesuai kebutuhan dan tuntutan zamannya.

"Kurikulum bersifat dinamis, bukan statis. Mengikuti perkembangan dan kebutuhan zamannya. Idealnya kurikulum baru menyempurnakan kurikulum sebelumnya. Sebelumnya kita menerapkan Kurikulum 2013. Saat ini kita belajar dan menerapkan Kurikulum Merdeka. Muaranya pada pembentukan profil pelajar Pancasila," ungkap Zaenal.

Zaenal menambahkan, guru akan menjadi ujung tombak pelaksanaan kurikulum di sekolah.

Sebaik apapun kurikulumnya, sangat tergantung dari guru yang mengimplementasikannya.

Oleh karena itu, JSIT Jawa Tengah melalui Bidang Penjamu berkepentingan untuk menggelar kegiatan ini.

"Supaya guru guru di Sekolah Islam Terpadu (SIT) dapat mengimplementasikan kurikulum baru ini dengan tetap memperhatikan kekhasan SITnya. Ambillah filosofi pohon kelapa, yang setiap bagiannya memberikan manfaat sesuai fungsinya masing-masing. Demikian pula guru, ia akan menjadi pribadi yang bermanfaat untuk orang lain," lanjutnya.

Bertindak sebagai fasilitator dalam kegiatan ini Tim Trainer dari Pusdiklat JSIT Indonesia.

Halaman:

Editor: Riza Hamed Savero

Tags

Terkini

Suami Diduga Dalang Penembakan di Banyumanik

Minggu, 24 Juli 2022 | 18:41 WIB
X