• Senin, 24 Januari 2022

Sebanyak 1.046 Nelayan Kota Semarang Mendapat Bantuan Premi Asuransi dari Pemerintah

- Selasa, 30 November 2021 | 20:25 WIB

beritajowo.com//Semarang - Sebanyak 1.046 nelayan di Kota Semarang diakomodir mendapatkan bantuan premi asuransi dari pemerintah. Kartu asuransi rencananya akan dibagikan dalam waktu dekat.

Kepala Seksi Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Perikanan Kota Semarang, Bambang Sujono menyampaikan, ada 1.148 nelayan di Kota Semarang

Mereka diusulkan untuk mendapatkan bantuan premi asuransi kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah. Namun, hanya 1.046 nelayan yang diakomodir mendapat bantuan asuransi. Sedangkan, 102 nelayan tidak dapat diakomodir lantaran usia sudah diatas 60 tahun.

Dinas Perikanan Kota Semarang sedang mencari alternatif solusi untuk mengakomodir nelayan yang berusia di atas 60 tahun. Pasalnya, mereka betul-betul masih bekerja sebagai nelayan di lapangan. Justru, mereka lebih berisiko.

"Di asuransi ada aturannya, hanya bisa diakomodir maksimal 60 tahun. Di atas 60 tahun memang tidak bisa. Kami mendapatkan data kemarin yang sudah disetujui dan kartu sudah jadi ada 1.046 nelayan," paparnya, Jumat (26/11/2021).

Sebanyak 1.046 nelayan tersebut, lanjut Bambang, mendapatkan bantuan premi asuransi sekitar Rp 170 ribu per orang per tahun. Itu merupakan premi tunggal. Diharapkan, tahun berikutnya nelayan bisa membayar asuransi secara mandiri.

"Itu berlaku setahun baru, muncul November ini. Setelah itu, harapannya mereka sadar bahwa pekerjaan mereka berisiko. Rp 170 ribu per tahun kan tidak mahal. Jika dihitung per hari Rp 500," ujarnya.

Hanya saja, menurut Bambang, para nelayan merasa proses pengurusan asuransi cukup menyulitkan sehingga merela tidak mengikuti asuransi. Padahal, nelayan memiliki risiko pekerjaan yang tinggi. Dia berharap adanya bantuan ini membuat mereka sadar bahwa pekerjaan mereka cukup berisiko sehingga butuh untuk diberi jaminan.

"Kami coba fasilitasi pihak asuransi dan nelayan. Kadang nelayan malas ngurus, ada prosedur yang tidak diketahui. Sekarang, mereka difasiltiasi tidak hanya proses tapi duitnya juga," terangnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X